Setelah sukses pada edisi pertama pada tahun 2016, di Rumah Dunia Banten, PP IPM kembali mengadakan Literacy Camp #2, tanggal 15 – 17 Desember 2017, di De Ani Rumah Sinom Kab. Gunungkidul. Mengusung tema “Berbagi, Menginspirasi, dan Berkolaborasi”, Literacy Camp kali ini selain berfokus pada dunia perbukuan, pengarsipan, dan sharing session juga berfokus pada gerakan ekoliterasi dan peduli lingkungan melalui literasi ini. Sama seperti tahun sebelumnya, Literacy Camp #2 juga bertempat di luar perkotaan atau lebih tepatnya di pedesaan. Hal ini bertujuan agar suasana menjadi nyaman dan lebih dekat dengan alam – lingkungan, sebagai perwujudan dari ekoliterasi.

Berdasarkan penuturan dari peserta, literacy camp ini sangat diperlukan untuk diadakan. Menurut Siti Ulfa Fadhillah, peserta dari PW IPM D.I. Yogyakarta,  literacy camp ini adalah kesempatan yang sangat disayangkan untuk tidak diikuti, terlebih kegiatan ini sendiri sangat istimewa menurutnya, karena diadakan di Kab. Gunungkidul yang merupakan tempat asalnya, “Materi dalam acara ini luar biasa banget dan yang disampaikan benar – benar berfaedah. Harapanku untuk ke depannya, virus literasi ini dengan berbagai konsepnya sendiri bisa menyebar melalui teman – teman pelajar Muhammadiyah dan komunitas.”, tutur mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Lalu dari teman – teman komunitas literasi, literacy camp adalah ajang untuk belajar bersama antar pegiat literasi, baik perorangan maupun komunitas, “Di sini kami saling belajar tentang masalah – masalah, seperti kepenulisan dan kegiatan lingkungan salah satunya. Yang jelas banyak sekali hal – hal yang bisa kami pelajari di sini bersama – sama.”, ujar Aris Syahroni, peserta dari Komunitas Ransel Pustaka Lamongan. Dia juga berharap, setelah dari acara ini semua peserta bergerak bersama untuk menggiatkan literasi ini, “Sebab literasi ini adalah kewajiban bersama sehingga untuk nantinya tidak sebatas menjadi retorika pembahasan, tetapi juga menjadi aksi nyata bagi masyarakat.”, ujarnya lagi.

PP IPM selaku pelaksana, menilai Literacy Camp #2 cukup menggembirakan dari segi kepesertaan. Dibandingkan tahun lalu, peserta kali ini lebih beragam dari masing – masing wilayah atau daerah serta komunitas – komunitas yang hadir, “Setiap wilayah memiliki keunggulan atau caranya masing – masing untuk mengajak masyarakat agar mau membaca. Jadi sayang banget kalau komunitas – komunitas atau pegiat literasi dari berbagai wilayah atau daerah ini tidak dikumpulkan. Makanya, komunitas atau pegiat literasi di seluruh Indonesia ini kita kumpulkan, untuk bisa belajar bareng, bertukar pikiran dan cerita, dan kita bekali lagi kepada mereka untuk bisa menambah semangat dan pengetahuan terkait literasi itu sendiri.”, kata Maharina Novia Zahro, Kabid PIP PP IPM. Dari sini, PP IPM berharap teman – teman peserta bisa berkolaborasi dan menambah energinya di masing – masing komunitas agar gerakan literasi semakin luas dikalangan masyarakat.

Peserta Literacy Camp #2 berasal dari berbagai wilayah yang beragam, ada yang dari Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan D.I. Yogyakarta selaku tuan rumah. Tidak hanya peserta yang beragam yang membuat Literacy Camp #2 ini menarik, tetapi juga keramahan masyarakat sekitar dan lingkungan alam yang asri dan jauh dari perkotaan, membuat nyaman peserta yang hadir. Semoga setelah acara ini, para peserta bisa menggiatkan literasi ini kepada masyarakat dengan semangat dan saling berkolaborasi antar pegiat atau komunitas. (Dzik)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *